Proyek Konstruksi Fasilitas Kesehatan

Di awal tahun 2021 ini banyak sekali paket pekerjaan yang tayang di LPSE melelang paket konstruksi baik itu pembangunan baru maupun penambahan/ revitalisasi bangunan kesehatan. Pembangunan Puskesmas, Rumah Sakit (penambahan fasilitas gedung maupun bangun baru) banyak ditayangkan hampir semua LPSE kabupaten, kota maupun provinsi. Apakah memang dikarenakan hampir semua Rumah Sakit yang ada selalu penuh dengan pasien / penderita sakit sehingga sering kita dengar kabar pemerintah daerah setempat memfungsikan gedung pertemuan, gedung olahraga/GOR, hingga hotel sebagai fasilitas kesehatan darurat.

Paket pekerjaan pembangunan bangunan kesehatan yang sempat kami ikuti adalah nilai 8M hingga 69M tersebar di daerah Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat dan Sulawesi. Rata rata lelang diikuti oleh lebih dari 30 perusahaan dengan penawaran yang ‘amazing’ . Apakah ini juga dampak pandemi yang mengakibatkan kurangnya kesempatan kerja sehingga paket pekerjaan LPSE selalu ‘ramai’ peminat ataukah memang proyek pembangunan Fasilitas Kesehatan ini dipandang sebagai sesuatu yang ‘menjanjikan’. bisa jadi juga dipandang sebagai sesuatu sumbangsih atau peran dalam menghadapi pandemi ini. Who knows?

Pembangunan fasilitas kesehatan terutama Rumah Sakit membutuhkan kontraktor/ penyedia jasa dengan kualifikasi tertentu. Karena berbeda dengan pembangunan gedung perkantoran, pembangunan rumah sakit lebih kompleks. Selain kualifikasi pengalaman juga menentukan kesuksesan penyedia jasa dalam menghadirkan hasil pekerjaan yang bisa memuaskan semua pihak terutama pihak pemberi kerja tentunya.

Leave a Comment