Beberapa hari ini lumayan banyak masuk tawaran TO Proyek, baik proyek swasta maupun proyek pemerintah/ LPSE. Sebagian besar tawaran TO tersebut adalah proyek LPSE yang belum mulai dikerjakan bahkan baru saja ditetapkan sebagai pemenang yang belum menandatangani kontrak.
Baru saja menang dan langsung menawarkan proyeknya untuk di T.O kan? Pasti akan timbul pertanyaan seperti itu, lazimnya menawarkan proyek baik itu untuk KSO bahkan T.O adalah saat penyedia jasa/kontraktor mengalami ‘kesulitan’ sehingga membutuhkan bantuan dari pihak penyedia jasa lain agar pekerjaan dapat dilaksanakan tepat waktu dan tepat mutu sebagaimana yang disyaratkan dalam kontrak. Nah ini baru saja ditetapkan sebagai pemenang kok sudah di T.O, ibarat belum bertanding tapi sudah menyerah?
Rupanya jalan pikiran/ pertanyaan saya itu sepenuhnya salah 😂. Hampir semua tawaran T.O proyek LPSE yang saya terima ternyata memang sudah ‘di desain’ untuk di T.O kan. Kok bisa gitu? Jadi mereka ikut lelang di LPSE hanya untuk cari penyedia jasa lain yang bersedia Take Over paket pekerjaannya? Iya memang seperti itu, dari awal mereka ikut lelang hanya untuk ‘menjual’ bukan mengerjakan paket pekerjaan tersebut.
Asumsi saya mereka punya kemampuan di bidang Administrasi yang mumpuni, sebagaimana kita ketahui untuk mengikuti lelang pekerjaan di LPSE membutuhkan banyak sekali dokumen baik itu syarat administratif, penawaran, surat dukungan dan dokumen keuangan serta per-pajak-an. Berbekal kemampuan tersebut mereka bisa memenangkan lelang, masalah baru timbul entah apakah PT pemenang ini ‘tidak mampu’ untuk melaksanakan pekerjaan atau memang ‘tidak mau’. Sehingga muncul wacana Take Over tersebut, sah sah saja karena tidak ada prosedur (lelang) yang dilanggar. Perusahaan pemenang lelang akan mendapat keuntungan dari ‘fee T.O’ yang dibayarkan oleh Perusahaan yang mengambil alih pekerjaan yang besarannya sesuai dengan negosiasi.
Bagaimana dengan perusahaan yang ‘mengambil alih’ pekerjaan? Tentunya melalui perhitungan yang matang dan pengalaman yang mumpuni, masih akan bisa mendapat margin/keuntungan dengan mengerjakan paket pekerjaan tersebut. Dengan tercapainya keadaan ideal tersebut tentunya everybody happy kan?